skip to main |
skip to sidebar
Kenangan
Masih kuingat
Langkah-langkah cerianya
Senyum tulus bibirnya
Sapaan hangatnya
Menyanjungku
Masih kuingat
Belaian tangan kuatnya
Rengkuhan lengannya
Alunan nada suaranya
Memujiku
Tapi saat ini
Dia jauh
Pergi bersama burung-burung gereja
Dia tak ingat aku lagi
Aku pun tak pernah tahu
Ke mana tujuannya
Liku Hidup
Kertas kosong
Aku mulai dengan sebuah garis
Lalu kuberi warna jingga
Kubelokkan garis itu
Kubuat bentuk lingkaran
Lihatlah,
Aku mulai membuat gambar angsa
Mereka mengepakkan sayapnya
Sedikit demi sedikit mereka terbang melihat indahnya dunia
Ya, gambarku hampir selesai
Namun tiba-tiba, aku goyah lalu terjatuh
Sakit, sakit rasanya
Aku lemah dan ingin mati
Tapi Tuhan datang dan menggendongku
Ia menuntunku ke air yang tenang
Semua kumulai lagi
Memulai dari awal, dari alfa
Aku tak ingin jatuh
Aku hanya ingin sampai pada omega
Wanita Pendosa
Wanita itu
Berselendangkan kain hitam
Rambutnya bertalikan pita merah
Matanya bersinar
Memancarkan api amarah
Ia suka memberontak
Merusak segala yang suci
Membuang, menebas, membunuh
Meraung-raung dalam gelap
Menggoreskan kuku-kuku tajamnya
Pada dinding putih
Ia tak pernah puas
Serakah, pendusta, pencelaka
Di hatinya hanya ada kebencian
Nafsunya melukaiku
Merobek jiwa tenangku
Tuhan, aku berdoa untuk wanita ini
Janganlah murka-Mu melenyapkannya
Aku takut
Sebab dia adalah
Aku!!!
Sabtu, April 10, 2010
Puisi-Puisi
Kenangan
Masih kuingat
Langkah-langkah cerianya
Senyum tulus bibirnya
Sapaan hangatnya
Menyanjungku
Masih kuingat
Belaian tangan kuatnya
Rengkuhan lengannya
Alunan nada suaranya
Memujiku
Tapi saat ini
Dia jauh
Pergi bersama burung-burung gereja
Dia tak ingat aku lagi
Aku pun tak pernah tahu
Ke mana tujuannya
Liku Hidup
Kertas kosong
Aku mulai dengan sebuah garis
Lalu kuberi warna jingga
Kubelokkan garis itu
Kubuat bentuk lingkaran
Lihatlah,
Aku mulai membuat gambar angsa
Mereka mengepakkan sayapnya
Sedikit demi sedikit mereka terbang melihat indahnya dunia
Ya, gambarku hampir selesai
Namun tiba-tiba, aku goyah lalu terjatuh
Sakit, sakit rasanya
Aku lemah dan ingin mati
Tapi Tuhan datang dan menggendongku
Ia menuntunku ke air yang tenang
Semua kumulai lagi
Memulai dari awal, dari alfa
Aku tak ingin jatuh
Aku hanya ingin sampai pada omega
Wanita Pendosa
Wanita itu
Berselendangkan kain hitam
Rambutnya bertalikan pita merah
Matanya bersinar
Memancarkan api amarah
Ia suka memberontak
Merusak segala yang suci
Membuang, menebas, membunuh
Meraung-raung dalam gelap
Menggoreskan kuku-kuku tajamnya
Pada dinding putih
Ia tak pernah puas
Serakah, pendusta, pencelaka
Di hatinya hanya ada kebencian
Nafsunya melukaiku
Merobek jiwa tenangku
Tuhan, aku berdoa untuk wanita ini
Janganlah murka-Mu melenyapkannya
Aku takut
Sebab dia adalah
Aku!!!
Diposting oleh
Ruangkatakita
di
11.47
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Blog Archive
Shoutshoutshout
Labels
- penulis (1)
Diberdayakan oleh Blogger.
About
Popular Posts
-
Friendship never end. Mungkin itu kata yang paling cocok buat menggambarkan persahabatan kita saat ini. Aku ngerasa menemukan something yang...
-
Film ini emang udah membuat orang-orang “geger” n ga sabar buat nonton. Apalagi kabarnya film Eclipse udah dapat penghargaan seminggu sebelu...
-
Everyone has their own opinion in art. Art mungkin kadang diartikan sebagai sesuatu yang abstrak sekaligus berpola. Art itu membangun semang...
-
Kenangan Masih kuingat Langkah-langkah cerianya Senyum tulus bibirnya Sapaan hangatnya Menyanjungku Masih kuingat Belaian tangan kuatnya Ren...
-
Buku “The Ultimate Book of Mind Maps” yang ditulis sama Tony Buzan memang bersikeras banget mengatakan kalo mind map itu kunci kecerdasan n ...
-
Aq masih bingung buat naruh link di posting blog. Gimana caranya ya?
-
Namaku Lusia. I was born in December, 14 of 1993. I’m female (of course! :P). Hobiku dengerin musik, baca buku yang sifatnya memotivasi, int...
-
Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke65 ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua, mengingatkan kita tentang para pejuang kemerdekaan, dan men...
-
Quotes banyak memberi inspirasi dalam hidup kita. Quotes-quotes yang membangun sebenernya bisa kita ciptakan dalam pikiran-pikiran hebat kit...
Blog Archive
Pengikut
About Me
- Ruangkatakita
- Aku Lusia. Aku suka facebook, twitter, dan myspace. Meet me there. :)

0 komentar:
Posting Komentar